ordo zingiberales

                                     ORDO ZINGEBERALES
       Pernahkah anda minum bandrek jahe. Bandrek jahe terbuat dari jahe adalah bahan  utamanaya adalah jahe. Jahe adalah salah satu contoh dari ordo zingiberles.

Ciri-ciri Ordo Zingiberales :
  1. Memiliki habitus terna yang besar, perennial dan menahun.
  2. Mempunyai batang atau rimpang yang terbenam dalam tanah, memiliki batang semu.
  3. Daunnya lebar dapat dibedakan dalam 3 bagian : helaian, tangkai dan upih.
  4. Helaian daun simetris, bertulang menyirip.
  5. Bunganya besar dengan warna yang menarik, benci, zigomorf atau asimetris
  6. Benang sari 6, tersusun dalam 2 lingkaran, tangkai sari bebas
  7. Bakal buah tenggelam, kebanyakan beruang 3 dan setiap ruang dengan banyak bakal biji
  8. Buahnya kendaga atau berdaging, biasanya tidak membuka.
  9. Biji tanpa atau dengan sedikit endosperm, tetapi dengan perisperm yang besar.
  10. Ovarium inverium.
  11. Memiliki spatha.
1.Family Cannaceae
  • Memiliki habitus terna besar, perrenilal, dalam tanah mempunyai rimpang yang tebal seperti umbi.
  • Daun pada batang diatas tanah, besar, lebar bertulang menyirip dengan iu tulang nyata, tangkai daun pada pangkal melebar menjadi upih, tidak terdapat pada lidah.
  • Bunga banci, zigomorf atau lebih sering asimetrik, besar dengan warna cerah dan menarik, tersusun dalam rangkaian berbentuk tandan atau mlai .
  • Bakal buah tenggelam, beruang 3, tiap ruang berisi banyak bakal biji yang tersusun dalam 2 baris. Tangkai putik tebal menyerupai daun dengan kepala putik yang miring.
  • Buah dengan kelopak yang tidak gugur di bagian atasnya, berupa buah kendaga yang membuka dengan rusaknya dinding yang kemudian kasap berbenjol-benjol.
  • Biji banyak, bulat, endosperm keras, lembaga kecil.
                                                                 

2.Family Costaceae
  • Memiliki habitus terna
  • Daun ligulater dengan selubung tertutup yang disusun dalam spiral tunggal sampai batang
  • Perhubungan padat, spicate, berbentuk kepala, dan memiliki bractea besar, dan bunga monosymetric. Bractea pada bunga sering nectaries abaxial, anggota abaxial dari luar sraminodial, staminodes 5, yang muncul bersamaan membentuk labellum, aperturate serbuk sari, stigma juga bilamellate, fimbriate, integument luar sel di seluruh 5-6, endosperm tanpa pati, kotiledon seperti pisau.
                                                   


3. Family Heliconiceae
  • Memiliki habitus herba besar merupakan tumbuhan menahun dengan batang semu
  • Daun tersusun dalam 2 baris pada sisi yang berlawanan, sumbunya berwarna kuning atau oranye. Bunga miring monosymetric.
  • Bractea berwarna di axils yang fasikula bunga dengan tepal petaloid
  • Buah berbuah biji ditanggung pada pedicel, gemuk, memanjangn, dan memiliki batu keras tunggal per loculus.
  • Buah shizocarp berdaging atau berbuah berbiji, endocarp berkembang dengan baik, operculum bersal dari funicle, testa dan tegmen tipis.
                                                               


4. Family Lowiceae
  • Memilki habitus herba dengan tubuh berbentuj kerucut
  • Daun tajam dan vena longitudinal
  • Perbungaan komplek, dengan bunga aksiler dan biji berbulu
  • Bunga-bunga diselenggarakan dengan sepal bawah daun median, rata-rata kelopak membentuk berkembang dengan baik labellum abaxial dan kedua kelopak lateral kecil.
  • Bunga ini memiliki bau yang khas, untuk menarik Onthohagus kecil kumbang kotoran sebagai penyerbuk.
  • Contoh tumbuhan dari Genus Orchidantha
                                                 

5. Family Marantaceae
  • Berupa terna perennial, dalam tanah membentuk rimpang yang merayap, di atas tanah terdapat batang yang nyata atau tidak.
  • Daun dalam 2 baris, terdiri atas 3 bagian yang jelas , berupa helaian, tangkai daun upih yang terbuka, biasanya tampak sebagai roset akar. Tangkai daun bangun silindir, menebal pada batas dengan helaian, seringkali bersayap.
  • Bunga banci, asimetrik, tersusun atas dalam bulir atau malai yang mempunyai daun pelindung dan terdapat pada ujung batang, ada kalanya bunga muncul dari rimpang.
  • Buahnya buah kendaga yang pecah dengan membelah ruang atau buah yang berdaging.
  • Biji dengan banyak endosperm, sering bersalut pada bagian pangkal, lembaga bengkok atau terlipat.
                                                 

6. Family Musaceae
  • Memiliki habitus terna yang besar
  • Batangnya semu yang terdiri atas upih daun yang balut membalut sehingga tampak seperti batang.
  • Daunnya lebar dengan bangun jorong atau memanjang, ibu tulang daun tebal, beralur disisi atasnya, jelas berada dari tulang cabang-canbangnya yang menyirip termasuk dalam daun yang sempurna karena memiliki upih daun.
  • Bunga banci atau berkelamin tunggal, zigomorf atau simetris, tersusun dalam sinsiiunus yang terdapat dalam ketidak daun pelindung yang bersar dan berwarna menarik, tersusun dalam rangkaian berbentuk tandan atau malai.
  • Kelopak berbentuk tabung, memanjang, berbagi 2 dengan tepi bergerigi yang berbeda-beda .
  • Bakal buah tenggelam beruang 3, tiap ruang beriisi banyak bakal biji dengan tembuni di sudut-sudutnya.
  • Buah berdaging, tidak membuk, merupakan buah buni atau buah kendaga.
                                                         

7.Family Zingiberaceae
  • Berupa terna perennial dengan rimpang yang kadang-kadang berbentuk seperti umbi yang biasanya mengandung minyak menguap hingga berbau aromatic,
  • Batang di atas tanah seringkali hanya pendek dan mendukung bunga – bunga saja .
  • Daun tunggal tersusun dalam 2 baris. Kadang-kadang jelas mempunyai 3 bagian berupa helaian, tangkai dan upih, selain itu juga lidah-lidah. Helaian biasanya lebar dengan ibu tulang yang tebal dan tulang-tulang cabang yang sejajar dan rapat satu dengan yang lain dengan arah yang serong ke atas. Tangkai daun pendek atau tidak terdapat, upih terbuka atau tertutup
  • Bunga terpisah – pisah tersususn dalam bunga majemuk tunggal atau berganda, kebanyakan banci, zigomorf atau simetrik
  • Buahnya buah kendaga yang berkatup 3, atau berdaging tidak membuka 6. Biji bulat atau berusuk, mempunyai salut biji, endosperm banyak.
                           

8.Famili Strelitziaceae
  • Memiliki habitus berupa pohon yang mempunyai bentuk yang unik seperti kipas
  • Memiliki percabangan monopodial
  • Memiliki perbungaan dengan keras, berbentuk perahu, bracts perbungaan hijau
  • Bunga-bunga khas memiliki lebih atau kurang kelopak yg muncul bersamaan abaxial lateral, dan kapsul kayu memiliki bibit dengan berwarna cerah, arils fimbriate
  • Memiliki perbungaan dengan keras, berbentuk perahu, bracts perbungaan hijau. Bunga-bunga khas memiliki lebih atau kurang kelopak yg muncul bersamaan abaxial lateral
                

Comments

Popular posts from this blog

Materi dan Soal Ujian Kelas 6 Kurikulum Merdeka

Laporan Sel Darah Merah Manusia dan Katak